ANDI TRINANDA

Beranda » ARTIKEL » SBY : MENTERI HARUS BERPIKIR CERDAS DAN BEKERJA KERAS

SBY : MENTERI HARUS BERPIKIR CERDAS DAN BEKERJA KERAS

4095051688_6ceeb53697Akhirnya setelah melewati serangkaian panjang seleksi yang dilakukan SBY dengan Tim kecilnya, kamis, 21/10, SBY melantik kabinet Indonesia jilid II di Istana Negara. Dalam pesannya SBY mengingatkan para menteri untuk senatiasa mengerahkan pikiran, tenaga dan waktu demi mensukseskan jalanya roda pemerintahan kedepan agar berjalan sesuai dengan visi dan misi pemerintah. Lebih lanjut SBY juga mengingatkan bahwa menteri adalah pembantu presiden, pimpinan para menteri adalah presiden, maka menteri haruslah bertanggung jawab dan loyal kepada presiden, bukan kepada partai politik. Sebagai pejabat negara

SBY menegaskan pula bahwa seorang menteri harus siap menghadapi beban berat, tantangan bahkan cacian. Oleh karenanya menurut SBY ”kita semua harus bepikir cerdas dan bekerja keras mengemban tanggung jawab rakyat”. ”Anda semua adalah orang terpilih yang dianggap cakap dan mampu secara kredibel melaksanakan tugas-tugas sebagai menteri”. Oleh karena itu ”siapkan mental dan fisik menghadapi medan pengabdian”.

”Letakkan tanggung jawab kepada pemerintah bangsa dan negara diatas kepentingan partai politik dan golongan. Jangan dibalik ! tegas SBY”. Dialam demokrasi ini, wajar masyakarat akan menilai dan kritis tentang apa yang dilakukan para menteri. Oleh sebab itu terkait dengan jabatan yang diembannya SBY minta kepada para menteri untuk segera memaparkan program kerjanya sebaik mungkin. Dan sesuai dengan kontrak politik dan kontrak kinerja, setiap menteri harus siap kapanpun menerima konsekwensi dari hasil kinerjanya itu. Karena setiap tahun SBY akan mengevaluasi kinerja dan tanggung jawab para menteri yang bersangkutan.

Soal Kementerian Ekonomi yang Jadi Sorotan

Seperti yang pernah disampaikan SBY sebelumnya, apapun keputusan pemerintah terkait dengan komposisi para menteri, pastilah akan mendapatkan reaksi beragam dari masyarakat. Itu wajar, ada yang pro dan kontra. Oleh karenanya untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus keragu-raguan sebagian kelompok masyarakat tentang komposisi para menteri, sebaiknya para menteri segera memaparkan roadmap 100 hari program dan kebijakannya seperti yang diminta SBY. Dengan begitu masyarakat bisa menilai apakah menteri yang bersangkutan memiliki orientasi dan persepsi yang sama terhadap visi dan misi yang diemban pemerintahan SBY.

Terkait dengan keraguan sebagian kecil kelompok masyarakat terhadap tim ekonomi SBY, Ekonom Indef Hendri Saparini menegaskan, ”dengan tidak adanya perubahan komposisi tim menteri, maka kedepan bisa ditebak, bahwa sektor rill, sebagai barometer pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan berjalan. Lima tahun kemarin saja fokus pembangunan ekonomi hanya bertumpu pada sektor finansial dan moneter, sangat liberalis dan malah meninggalkan kemunduran ekonomi yaitu makin besarnya pengangguran akibat terjadinya deindustrialisasi. Hal ini terjadi karena sektor rill tidak menjadi fokus kajian tim ekonomi”.

Duduknya Hatta Rajasa yang notabene menurut Hendri bukan ahlinya, dikhawatirkan tidak akan mampu mewujdukan arah pembangunan ekonomi nasional yang menjadi visi SBY untuk mensejahteraan masyarakat yang brekeadilan sosial.

Berbeda dengan Hendri, ketua DPP partai Demokrat Hayono Isman, mengungkapkan salah satu alasan mengapa SBY menempatkan Hatta Rajasa, karena yang bersangkutan disamping sangat dekat dan loyal kepada presiden, Hatta adalah salah satu menteri yang dianggap paling memahami jalan pikiran SBY. ”Menko memang hanya seorang dirijen yang harus pandai mengkoordinir jalannya program dan kebijakan”, dalam konteks ini adalah kebijakan ekonomi. Jadi menurut Hayono, penempatan Hatta sudah sangat tepat, hal ini tentu saja untuk menjawab keragu-raguan para ekonom kritis tentang tuduhan neolib bagi tim ekonomi. SBY sangat paham, bahwa sebenarnya penempatan Hatta Rajasa adalah untuk menyelamatkan visi ekonomi kerakyatan SBY agar tidak tergerus oleh semangat liberalisasi dan pro asing yang selalu lekat menempel ditubuh tim ekonomi SBY termasuk wapres Budiono.


1 Komentar

  1. Rakyat Biasa mengatakan:

    Sampaikan ungkapan cinta, keluh kesah, kritik, dan saran anda untuk pemimpin kita

    http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: