ANDI TRINANDA

Beranda » ARTIKEL » Kasus Menkes dan Tidak dilantiknya Gita jadi Pertanyaan

Kasus Menkes dan Tidak dilantiknya Gita jadi Pertanyaan

KONTROVERSI PASCA PELANTIKAN MENTERI

MENKES-LUAR-(detiksurabaya)Pasca pelantikan menteri yang dilakukan SBY 21/10 lalu di Istana Negara, seperti yang telah di duga sebelumnya, komposisi menteri akhirnya mengundang banyak komentar. Seperti yang disampaikan SBY, inilah demokrasi pasti ada yang pro dan kontra. Namun tentunya sangat menarik jika masyarakat kemudian mencermatinya secara kritis. Hal ini terkait dengan proses dan peristiwa pelantikan menteri itu sendiri.

Bukan persepsi pesimisme pelaku pasar saja yang ditandai dengan menurunnya Indeks harga Saham gabungan yang di tutup pasca pelantikan menteri  Namun masyarakat juga kaget ketika tiba-tiba kandidat menteri kesehatan Nila Juwita A.Moeloek, tiba-tiba diganti karena masalah kesehatan.

Sebagai suatu proses seleksi tentu alasan itu normal saja, namun ketika mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari berkomentar tentang kehawatiran mengenai Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedianingsih, terkait dengan masalah NAMRU dan masalah nasionalisme serta ketahanan Nasional, masyarakat kemudian menjadi bertanya, ada apa dengan pilihan SBY itu ?

Politisi Partai gerindra Permadi menegaskan ”tentunya pernyataan Siti Fadilah Supari tersebut perlu menjadi perhatian kita semua”. ”Benar tidaknya kekhawatiran yang disampaikan, pastilah mengandung alasan-alasan yang harus menjadi perhatian kita semua”. Sebagai partai oposisi bersama PDIP dan Hanura, tentu kebijakan menteri kesehatan akan dipantau. Hal ini untuk menjawab kekhawatiran tentang sosok Endang Rahayu Sedianingsih yang diduga sebagai ”orang titipan asing” atau agen Amerika itu. ”Ini masalah nasionalisme bangsa Indonesia, ujarnya”. Jika ternyata benar, SBY harus bertanggung jawab kepada rakyat dengan pilihannya itu.

Disamping masalah koalisi gemuk di jajaran menteri, ternyata diduga ada deal-deal tertentu pula dengan kepentingan asing. Kehadiran Gita Wiryawan Misalnya. Menurut Ichsanuddin Noersy, disamping posisinya dulu sebagai komisaris Pertamina penuh dengan kontroversi dan business interest, ia jelas merupakan antek asing. Menariknya, setelah diumumkan nama menteri oleh SBY, cuma Gita Wiryawan, yang ditunjuk sebagai kepala BKPM atau pejabat setingkat menteri yang belum dilantik, padahal yang bersangkutan ikut hadir pada saat pelantikan. Bahkan rumors yang berkembang, Sudi Silalahi sempat menyuruhnya keluar dari istana. Masyarakat kemudian bertanya, ada apa dengan pilihan SBY itu ?. SBY harus tegas dan segera menjawab jika rumors tersebut malah menjadi bola salju bagi stabilitas pemerintahan SBY kedepan.

Jika pernyataan Noorsy benar, banyak kalangan berpendapat SBY sedang mempertimbangkan kembali posisinya. Tapi jika tidak, SBY tentu punya pertimbangan lain, mengapa  tidak bersamaan ia dilantik.

Pendapat senada disampaikan pengamat politik, Yudi Latief. Bahwa ”penilaian komposisi menteri terkait dengan latar belakangnya merupakan titik awal penting mengenai misi terselubung bagi parpol koalisi dan birokrat pro asing, karena inilah momentum pemerintahan terakhir SBY”. Lebih lanjut ia menjelaskan, ”tentunya akan dipertanyakan seberapa besar loyalitas para kader parpol dipemerintahan yang komposisinya hampir 60 % itu”.


2 Komentar

  1. dongeng mengatakan:

    selama ini saya gak ngerti kenapa orang-orang yang memberi kritikan tidak memberikan alternatif, mereka hanya mengkritik menteri ini tidak cocok, ini tidak cocok, tapi kalau ditanya alternatifnya siapa, mereka gak bisa jawab.

    saya juga tidak setuju dengan partai oposisi Indonesia yang cuman jadi banci, oposisi tapi gak serius, cuman namanya aja oposisi, tapi tingkahnya masih kayak anak kecil.

  2. Pasang Iklan mengatakan:

    waduh…waduh..
    masa baru saja menjabat sebagai menkes sudah ada masalah sih…
    menkes yang baru ini disebut2 membawa vaksin flu burung keluar negeri..
    sehingga menkes pada waktu itu memutasi endang kebidang yang tidak mengurusi virus dan sebaginya…

    apakah motif dibalik pemilihan menkes yang baru oleh bapak eSBeYe???
    semoga saja bapak eSBeYe tidak salah memilih….
    Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: